Bulan Bag. 2

Di dalam Tata Surya, ada planet yang memiliki satelit ada yang tidak. Bumi tempat tinggal kita masuk dalam kategori planet yang memiliki satelit yakni Bulan. Berbeda dengan Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus dan neptnus, Bumi hanya punya 1 satelit. Tapi pernahkah terpikir kalau mungkin saja dulu sekali Bumi tidak hanya punya 1 buah bulan? Bisa jadi ada beberapa bulan yang dimiliki Bumi.

Di zaman dahulu kala pernah saat Bumi baru mulai terbentuk, terjadi bencana besar yang kemudian melahirkan Bulan. Kok bisa? Nah bencana besar-besaran ini dulunya menyebabkan ada serpihan-serpihan materi yang yang terperangkap dalam gravitasi Bumi yang kemudian menyatu membentuk objek Bulan yang mengelilingi Bumi. Saat itu bisa jadi satelit yang terbentuk tidak hanya satu. Diperkirakan ada satelit tambahan yang juga terbentuk dan mengeliilngi Bumi tapi hanya dalam waktu sekitar 10 juta tahun, setelah itu satelit ini pun berakhir hidupnya.

Dalam sebuah pemodelan yang dibuat ternyata pada suatu waktu di masa lalu ada objek kecil seperti Bulan yang berada di antara titik Langrangian Bumi-Bulan. Titik langrangian merupakan daerah dimana gaya tarik gravitasi Bumi dan Bulan nol. Kenapa? Karena di titik ini gaya tarik keduanya saling meniadakan. Seringnya objek-ebjek yang terperangkap di titk tersebut dan disebut Trojan akan tetap berada disitu jika tidak diganggu.

Para peneliti memang memperkirakan kalau Bulan terbentuk saat Bumi dihantam objek sebesar Mars 4,5 milyar tahun lalu. abrakan besar ini menyebabkan terbentuknya Bulan dan juga memasukan berbagai materi ke orbit Bumi. Sebagian materi itu sepertinya terperangkap di titik Langrangian. Pada saat materi tersebut terperangkap dan akan tetap berada di orbit tersebut sampai kira-kira 100 juta tahun. Setelah waktu tersebut, gaya tarik gravitasi planet akan memicu terjadinya perubahan gerak si torjan dalam orbit Bumi, dan puncaknya akan menyebabkan satelit trojan tersebut lepas dari sistem tersebut atau malah jatuh menabrak Bumi atau Bulan.

Gaya ganggu dari planet lain memang sangat kecil, namun tetap mengubah orbit Bumi. Tidak hanya itu, perubahan itu juga mengubah efek gravitasi Matahari terhadap satelit. Inilah yang menjadi penyebab ketidakstabilan satelit Trojan yang mengelilingi Bumi tersebut.

Itulah pemodelan yang dikerjakan oleh Jack Lissauer dari NASA Ames Research Center di California, US dan John Chambers dari Carnegie Institution of Washington. Penelitian lain mengenai kemungkinan satelit lain di Bumi selain Bulan juga dikerjakan oleh Matija c*k dari University of British Columbia di Canada.

Matija c*k dalam penelitiannya mengemukakan ada objek kecil berukuran asteroid dengan diameter beberapa km dan berakhir hidupnya sebagai trojan satelit. Trojan ini meruapakan Bulan terakhir yang mungkin mengelilingi Bumi selama lebih dari 1 milyr tahun setelah terbentuknya Bulan. Si trojan ini menurut c*k akan terlihat seperti Jupiter dan Venus di angkasa karena kecerlangannya yang mirip bintang terang.

Kemungkinan Bulan yang lain memang bukanlah hal yang baru karena di masa allu, bisa jadi ada banyak materi yang terperangkap dalam orbit Bumi yang kemudian membentuk satelit kecil. Sayangnya masa hidup mereka tidak lama akibat gangguan gravitasi objek besar lain disekitarnya.

Mustofa Abi Hamid, Physics Education '09, Lampung Univrtsity

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Neraca Ohaus

Stopwatch dan Ticker Timer

Contoh Proposal PKM (Program Kreativitas Mahasiswa)