Kamis, 21 April 2011

Mikrometer Sekrup

1. Kegunaan Alat
Alat ukur besaran panjang yang lain adalah mikrometer sekrup (micrometer screw gauge). Mikrometer Sekrup dipergunakan untuk mengukur panjang benda yang memiliki ukuran maksimum 2,50 cm, untuk mengukur ketebalan suatu benda. Misalnya tebal kertas. Selain mengukur ketebalan kertas, mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur diameter kawat yang kecil.
2. Prinsip Kerja Alat Ukur
Mikrometer memiliki ketelitian sepuluh kali lebih teliti daripada jangka sorong. Ketelitiannya sampai 0,01 mm. Bentuk mikrometer sekrup ditunjukkan pada gambar 1. Alat ukur ini mempunyai batang pengukur yang terdiri atas skala dalam milimeter, dan juga sekrup berskala satu putaran sekrup besarnya sama dengan 0.5 mm dan 0.5 mm pada skala utama dibagi menjadi 100 skala kecil yang terdapat pada sekrup.


Gambar 1. Mikrometer Sekrup


3. Komponen Mikrometer Sekrup
Komponen mikrometer sekrup ditunjukkan oleh gambar 1 terdiri dari :
- Poros tetap
- Poros geser / putar
- Skala utama
- Skala nonius
- Pemutar



4. Skala Mikrometer Sekrup
Skala pada mikrometer dibagi dua jenis:
1. Skala Utama, terdiri dari skala : 1, 2, 3, 4, 5 mm, dan seterusnya. Dan nilai tengah : 1,5; 2,5; 3,5; 4,5; 5,5 mm, dan seterusnya.
2. Skala Putar
Terdiri dari skala 1 sampai 50
Setiap skala putar berputar mundur 1 putaran maka skala utama bertambah 0,5 mm.
Sehingga 1 skala putar = 1/100 mm = 0,01 mm



5. Macam-Macam Mikrometer Sekrup

Outside Micrometers
Series: M12
Dual Point Micrometers
Series: M14
Tube Digital Micrometers
Series: M05
Dual Point Digital Micrometers
Series: M03

Point Micrometers

• Series: M13
Outside Digital Micrometers (TypeA)
Series: M01
Digital Hub Micrometers
Series: M10
Depth Micrometers
Series: M15
Micrometers Heads
Series: M16
Three-point Internal Micrometers
Series: M17
Micrometers With Extension Rod
Series: M18
Digital Spline Micrometers
Series: M11

Digital Micrometers Heads
Series: M08

Digital Depth Micrometers
Series: M06

Point Type Digital Micrometers
Series: M04

Outside Digital Micrometers (TypeB)
Series: M02

Digital Bench Micrometers
Series: M07

Digital Wire Micrometers
Series: M09


6. Kalibrasi
Kalibrasi merupakan proses verifikasi bahwa suatu akurasi alat ukur sesuai dengan rancangannya. Kalibrasi biasa dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi.
Sistem manajemen kualitas memerlukan sistem pengukuran yang efektif, termasuk di dalamnya kalibrasi formal, periodik dan terdokumentasi, untuk semua perangkat pengukuran. ISO 9000 dan ISO 17025 memerlukan sistem kalibrasi yang efektif.
Kalibrasi diperlukan untuk:
• Perangkat baru
• Suatu perangkat setiap waktu tertentu
• Suatu perangkat setiap waktu penggunaan tertentu (jam operasi)
• Ketika suatu perangkat mengalami tumbukan atau getaran yang berpotensi mengubah kalibrasi
• Ketika hasil observasi dipertanyakan
Kalibrasi, pada umumnya, merupakan proses untuk menyesuaikan keluaran atau indikasi dari suatu perangkat pengukuran agar sesuai dengan besaran dari standar yang digunakan dalam akurasi tertentu. Contohnya, mikrometer sekrup dapat dikalibrasi sehingga kesalahan indikasi atau koreksi dapat ditentukan dan disesuaikan (melalui konstanta kalibrasi), sehingga mikrometer sekrup tersebut menunjukan hasil pengukuran yang sebenarnya dalam mm pada titik-titik tertentu di skala. Kalibrasi mikrometer sekrup dengan cara memutar lubang yang ada dibagian skala utama pada mikrometer sekrup menggunakan alat pemutar.
Cara Mengkalibrasi Mikrometer Sekrup
• Pengunci dalam keadaan terbuka.
• Anggka nol pada Skala putar tepat pada sumbu skala utama.
• Apabila angka nol pada skala putar belum tepat pada sumbu utama mengkalibrasi dengan cara memutar lubang yang ada dibagian skala utama dan pada bagian dekat rapid drive(gigi pemutar) pada mikrometer sekrup menggunakan alat pemutar.
7. Prosedur Pengukuran Mikrometer Sekrup
1. Pastikan pengunci dalam keadaan terbuka
2. Putar selongsong untuk membuka batang ulir. dengan cara memutar ke kiri pada skala putar hingga benda dapat masuk ke rahang.
3. Kemudian meletakkan benda yang akan diukur di antara
landasan dan batang ulir. Ukuran maksimum benda tergantung mikrometer sekrup yang digunakan
4. Tutup lagi batang ulir, kali ini dengan menggunakan roda gigi sampai berbunyi “ klik “ agar tidak terlalu kencang (roda gigi memiliki mekanisme untuk berhenti memutar selongsong bila batang ulir mengenai benda)
5. Kunci lagi agar pembacaan tidak berubah
Contoh mengukur diameter luar kawat, ditunjukan oleh gambar dibawah




Pembacaan dan Cara Menuliskan Hasil Pengukuran


• Pada selubung ada skala utama dengan satuan milimeter. Ada dua baris skala: yang bawah (yang ada tanda 0) menunjukkan kelipatan 1 mm (0, 1, 2 mm dst.) sedangkan yang di sisi atas menunjukkan kelipatan 0,5 mm lebihnya (0,5 mm, 1,5 mm, 2,5 mm dst.). Baca skala yang dapat terlihat pada selubung - pada contoh gambar di atas adalah 2,5 mm.
• Baca skala pada selongsong. Tiap tanda skala pada selongsong setara dengan 0,01 mm. Pada selongsong ada angka 0 - 49 sehingga satu putaran penuh selongsong setara dengan pergeseran 0,5 mm. Pada contoh di atas terbaca 11 x 0,01 mm = 0,11 cm.
• Jumlahkan skala selubung dan selongsong: 2,5 mm + 0,11 mm = 2,61 mm
• Hati-hati membaca skala di perbatasan: dekat dengan kelipatan 0,5 atau 1 mm. Sering terjadi salah baca karena kurang teliti melihat skala pada selubung.


Mustofa Abi Hamid
Physics Education ‘09
University of Lampung (Unila)
Address :
BPH Al-Wasi’i
Lantai Dasar Masjid Al-Wasi’i Jln. Soemantri Brojonegoro no.13 Gedung Meneng Bandarlampung Post Code : 35145
HP : 0856.6666.090
0857.6837.3366
0897.6126.033
Ph : (0721) 783044
e-mail :abi.sma4@gmail.com
abi.unila@yahoo.co.id
m.abihamid@students.unila.ac.id

www.mustofaabihamid.blogspot.com

3 komentar: