Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

Menjadi Mahasiswa (Lagi)

Gambar
Setelah melalui proses perjuangan yang cukup melelahkan, akhirnya tibalah pengumuman kelulusan beasiswa S2 BPPDN FT UNP. Perjuangan mulai tes tahap pertama, lalu kembali ke Bandarlampung yang tak berselang lama dipanggil lagi ke UNP untuk wawancara, kembali lagi ke Bandarlampung dan hari ini pun pengumuman kelulusan yang hasilnya mengharuskan saya kembali lagi ke Padang untuk menuntut ilmu di sana. Alhamdulillah, saya diterima sebagai mahasiswa pascasarjana Magister Pendidikan Teknologi dan Kejuruan konsentrasi Pendidikan Teknik Elektronika. Berdasarkan SK Rektor UNP Nomor: 231/UN352/AK/2013 tanggal 23 September 2013, kini saya terdaftar menjadi mahasiswa (lagi), punya nomor induk mahasiswa (lagi), dan siap kuliah (lagi). Bersyukur, disaat orang lain kesusahan untuk kuliah, alhamdulillah saya bisa kuliah bahkan sampai jenjang S2. Berhasil mengalahkan sekitar hampir tiga ratusan pendaftar.
Padang, 23 Januari 2014 Regards,
@m_abi_h (www.MustofaAbiHamid.com)

Panggilan Interview

Gambar
Saat itu, usai prosesi wisuda S1 selesai, seperti kebanyakan orang, pasti ada keluarga yang ikut hadir dalam upacara sakral yang penuh kebahagian itu. Bagaimana tidak, saat-saat yang dinanti setelah mengenyam bangku kuliah selama kurang lebih 4 tahun. Seperti halnya saya, akhirnya sampai juga pada pelaksanaan wisuda saya dengan dihadiri oleh kedua orang tua saya dari kampung.
Saat semua prosesi upacara wisuda selesai, sudah menerima ijasah, foto-foto, makan-makan, dan istirahat di rumah kontrakan saya di Bandarlampung. Ba’da Ashar tiba-tiba HP saya berdering, ditelpon oleh bagian Tata Usaha Pascasarjana Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Hati berdebar sesaat setelah usai pembicaraan via telpon yang mengabarkan pengumuman kelulusan tahap pertama Beasiswa Pendidikan PascasarjanaDalam Negeri (BPPDN) yang diselenggarakan Dikti dan kampus UNP

#PrayForSinabung; Pengungsi Rindu SBY; Mari Bantu Korban Sinabung

Gambar
Sudah tiga bulan lebih Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara, meletus. Sekitar 2.088 jiwa atau 8.103 keluarga mengungsi dari 34 desa dan 2 dusun, tetapi Presiden SBY—sampai Jum’at (17/1) hari ini— tak kunjung datang menjenguk mereka, malah presiden SBY hari ini dijadwalkan akan melaunching bukunya yang berjudul “Selalu Ada Pilihan” di Jakarta Convention Center (JCC) berbarengan dengan lawan politiknya, Anas Urbaningrum yang juga melaunching buku “Janji Kebangsaan Kita” di Rumah PPI Duren Sawit, Jakarta Timur di kediaman Anas Urbaningrum.
Wajar jika saat ini pengungsi Sinabung rindu kunjungan Presiden SBY mengingat pada bencana sejenis, seperti saat tragedi bencana Gunung Merapi Yogyakarta, Presiden SBY segera mengunjunginya, malah berkantor di Yogyakarta beberapa hari. Kewajaran rindunya pengungsi Sinabung pada Presiden SBY yang tidak kunjung menjenguk mereka itu kemudian bisa saja dipolitisasi orang, seperti di media sosial Twitter saat ini muncul gerakan #UnfollowedSBY atau m…

Esensi dan Makna Maulid Nabi

Gambar
Oleh: Mustofa Abi Hamid, S.Pd.* Kaum muslimin khususnya di Indonesia memiliki tradisi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, seperti halnya tradisi umat Islam di banyak negara lain, seperti Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Mesir, Yaman, Aljazair, Maroko, dan lain sebagainya. Bagaimana sebenarnya aktifitas-aktifitas itu? Secara khusus, Nabi Muhammad SAW memang tidak pernah menyuruh hal-hal demikian. Karena tidak pernah menyuruh, maka secara spesial pula, hal ini tidak bisa dikatakan masyru’ (disyariatkan), tetapi juga tidak bisa dikatakan berlawanan dengan teologi agama.
            Sudah banyak tulisan dan pembahasan mengenai dalil-dalil tentang maulid nabi, seperti tulisan “Perayaan Maulid Nabi dan Kontroversi Makna Bid’ah” ini. Terkadang umat muslim terkungkung pada perdebatan bid’ah dan dalil yang membolehkan atau melarangnya sehingga kehilangan esensi dan makna dari maulid nabi itu sendiri.
            Dalam tulisan ini saya akan berbagi mengenai esensi dan makna dari maulid n…

Sate Itjap, Citarasa Sate Khas Padang

Gambar
Bagi Anda penggemar kuliner khas nusantara, sate merupakan salah satu dari sekian banyak kuliner yang wajib dicicipi terutama bagi yang berada di Sumatera Barat, maka sate padang menjadi pilihan utama.
Biasanya makanan yang terlintas saat ke Padang adalah rendang, dendeng balado, keripik balado (keripik sanjai), ayam lado hijau, dll. Namun, belum afdhol rasanya kalau belum merasakan cita rasa khas sate padang. Sate Padang merupakan kuliner khas Sumatera Barat dengan daging sapi sebagai bahan utama, juga terdapat jerohan seperti jantung, usus, tetelan, lidah, tergantung kita memesannya. Siraman kuah sate padang yang kental dan memiliki rasa dan aroma rempah yang khas menjadikan jenis sate ini termasuk dalam ragam sate yang sangat populer. Penyajian dengan dialaskan daun pisang menambah nikmatnya hidangan khas Sumatera Barat ini.
Sate di Sumatera Barat ini ada 3 jenis, yaitu Sate Padang, Sate Padang Panjang, dan Sate Pariaman. Yang membedakan dari ketiganya adalah kuahnya yang khas serta …

#1Hari1Ayat: Obituary

Gambar
Seusai sholat Maghrib berjamaah di Masjid Baitul Makmur, kala sedang berdzikir, salah seorang pengurus berdiri memegang microphone dan mengumumkan: “innalillahi wa inna ilaihi roji’un, berita duka, telah berpulang ke rahmatullah salah satu warga Perumnas Air Tawar Barat, Jl. Cendrawasih No. 29 atas nama Lena, meninggal dalam usia 24 tahun. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya.” Usia yang masih relatif muda. Namun maut tak memandang usia. Seperti halnya jodoh dan rejeki, begitu pun dengan maut, tiga hal yang menjadi rahasia Illahi yang manusi tak mengetahui sebelumnya.
Pelajaran berharga dan kembali “diinggatkan” akan maut yang dapat menjemput kapan saja, dimana saja, kepada siap saja. Tua muda, kaya miskin, besar kecil, tinggi rendah, orang desa orang kota, orang sehat orang sakit, dll bisa saja dijemput ajalnya tanpa kita ketahui sebelumnya.
Karena Allah telah berfirman di dalam Q.S. Ali Imran: 185, bahwa setiap yang bernyawa akan merasakan maut. Di ayat lain, Q.S. Yunus: 49, dise…

#1Hari1Ayat: Kepada-Nya, Tempat Mengadu

Gambar
"Hanya kepada Engkau-lah kami menyembah, dan kepada Engkaulah kamu memohon pertolongan." Saat diri terpuruk, terjatuh, terperosok dalam kegagalan, tergelincir ke dalam lembah dosa, membutuhkan tempat bersandar, tempat mengadu, tempat meneguhkan hati, membangkitkan semangat (kembali), maka jawabannya hanyalah satu, kepada-Nya. Kepada Allah, Rabb semesta alam.
Hanya kepada-Nya lah menyembah dan kepada-Nya meminta pertolongan.
Dalam ayat tersebut jelas, bahwa sebagai muslim dilarang menyekutukan-Nya, artinya kita menghamba kepada-Nya , menyembah kepada-Nya, dan memang tidad yang patut disembah kecuali Allah, Rabbul izzati.
Begitu pula saat manusia membutuhkan pertolongan, hanya Allah yang kuasa memberikan pertolongan. Dan, yakinlah bahwa Allah selalu menolong hambanya dengan penuh rasa kasih sayang dengan sifat Rahman Rahim-Nya.
Untuk itu, mari kita selalu mengingat kepada-Nya disetiap detik, setiap helaan nafas, setiap langkah hidup. Dan, mengadu serta meminta pertolongan hanya pa…

[#1Hari1Ayat]: Syukur Nikmat

Gambar
“Dan (ingatlah) ketika Tuhan-mu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan Menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti adzab-Ku sangatlah pedih.” (Q.S. Ibrahim: 7)Dalam ayat tersebut jelas bahwa manusia harus senantiasa bersyukur kepada Illahi Rabbi. Sebagaimana dijanjikan dalam ayat tersebut dengan tambahan karunia nikmat (jika bersyukur), lalu dengan timpaan adzab yang sangat pedih (tatkala mengingkari dan mengkufuri nikmat-Nya).
Lalu bagaimana cara kita bersyukur?
Pertama, mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah Yang Maha Pemurah dengan cara menghitung nikmat yang sudah kita terima saat ini. Jangan menghitung atau mengandai-andaikan kenikmatan yang belum atau tidak kita punyai. Agar hati ini tentram dan ikhlas menerima sehingga menimbulkan kelegaan hati dan kebahagiaan yakni dengan cara mengangan–angan sembari menghitung nikmat Allah yang dikaruniakan kepada kita. Begitu banyaknya nikmat yang telah kita terima, maka…

Akhirnya (sampai) juga

Gambar
Rabu pagi (18/9/13), kala subuh menyapa melalui lantunan adzan yang merdu mendayu-dayu, langit di Bandarlampung memperlihatkan guratan cahaya yang memancar dari balik awan hitam oleh pekatnya malam. Seusai sholat Subuh di Masjid Al-Barokah, masjid yang tak jauh dari rumah kontrakan beralamat di Perum Griya Gedung Meneng Blok B4 no. 17 Bandarlampung. Berbeda dengan pagi-pagi sebelumnya, kala itu saat mata terjaga dari lelapnya tidur, sesaat setelah terbangun dari tidur, sesosok manusia yang sangat luar biasa menemaniku dan berada didekatku, membersamaiku untuk menyaksikan bahwa aku sekarang akan melaksanakan prosesi "Wisuda".

Ya, sosok manusia yang luar biasa itu adalah ibu dan bapakku. Sengaja beliau berdua datang ke rumah kontrakanku sejak kemarin sore lantaran pagi ini kan menyaksikan anaknya menjadi seorang sarjana. Ya, Sarjana Pendidikan (S.Pd.). Sesuatu hal yang tak terlintas dan tak terbersit di dalam fikiranku saat dulu aku masih mengenyam bangku sekolah dasar. Kala S…

Peace Studies and Conflict Transformation, Bangkok, 2014

International Institute of Peace Studies (IIPS) membuka pendaftaran studi (kursus) selama 3 minggu dari tanggal 21 Januari sampai dengan 10 Februari 2014 di Bangkok. Kelompok sasaran dari kursus ini adalah pemuda (pria dan wanita), aktivis, pemimpin, ulama, guru, mahasiswa (sarjana dan pascasarjana), LSM, pekerja sosial, dan orang lain dengan minat dalam studi pendekatan perdamaian kreatif. Studi Perdamaian dan Transformasi Konflik, di Bangkok dan Chiang Mai, Thailand 2014.
Studi ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman serta dimensi perdamaian dan konflik. Sebagai mahasiswa/profesional Anda akan memperoleh pengetahuan, membangun pengetahuan dan keterampilan dalam mem perdamaian. Studi ini mencakup berbagai sesi pada isu-isu yang relevan dari pembicara ahli di seluruh dunia dan kunjungan eksposur. Misi pedagogis pendidikan perdamaian ini adalah "movement from a culture of distrust and violence toward a culture of Peace".
Studi ini menawarkan ruang untuk orientasi antar-budaya…