Komet Bag. 2

Pembentukan dan Perubahan Ekor Komet
Para Ilmuan percaya percaya bahwa matahari hanya memanasi lapisan tipis diluar inti komet. Ketika komet bergerak ke-perihelion (titik terdekat matahari), radiasi panas matahari yang makin besar melebur dan menguapkan bahan-bahan lapisan tipis di luar inti. Gas-gas yang lolos membawa debu halus membaur ke dalam koma. Gas-gas ini kemudian dihalau oleh angin matahari membentuk ekor komet yang arahnya memjauhi matahari, Angin matahari adalah aliran partikel-partikel(elektron, proton, dan inti unssur ringan ) yang di pancarkan oleh matahari. Dan arahnya menjauhi matahari dengan kelajuan ratusan mil per sekon. Komet tampak terang saat berada di garis perihelion. Dalam perjalananya menjauhi matahari, komet kehilangan sebagian massanya sehingga ekor komet makin pendek dan memudar ssecara perlahan sampai menghilang diangkasa. Jadi panjang panjang ekor komet berubah=ubah sesui dengan jarak terhadap matahari,

Ada 2 sebab mengapa ekor komet tampak oleh kita
1.Karena gas-gas dan debu yang di angkut oleh komet memantulkan cahaya matahari.
2.Karena sebagian gas dan debu menyerap sinar ultraviolet dan memancarkan dalam bentuk sinar tampak
Jadi ekor komet adalah gas bercahaya yang terjadi ketika komet dekat dengan matahari

Bagian – bagian Komet
Komet mempunyai 2 bagian utama yaitu kepala komet dan ekor komet. Kepala komet mempunyai cahaya yang lebih terang daripada ekor komet. Kepala komet dapat dibedakan atas inti komet yaitu bagian yang terletak pada inti pusat, dan koma yang membungkus inri komet. Inti komet berbentuk gumpalan padat yang diduga mengandung senyawa H¬2O (air), asam arang (CO2), amoniak (NH3), metana ( CH4), dan debu. Ekor komet dapat di bedakan menjadi 2 bagian yaitu ekor debu ( lengkung ) dan ekor ion ( lurus). Sebenarnya ekor komet ini bagian ke’pala yang terlempar keluar dari tempatnya karena pengaruh gaya dorong matahari. Gaya dorong ini berasal dari energi radiasi ( solar wind atau angin matahari) matahari.Akibatnya ekor komet menjauhi matahari.

Lintasan komet
Penyebab komet ada yang sekali datang langsung menghilang dan ada yang muncuk secara pariodik, penyebab nya itu adalah lintasan atau garis edar komet tersebut. Garris edar komet sebenarnya tidak semua berbentuk elips. Tetapi ada yang berbentuk hiperbola, dan parabola. Bila lintasan komet berbentuk elips maka komet tersebut akan datang secara periodik, misalnya saja komet Halley. Dan apabila komet tersebut berbentuk hiperbola maka komet tersebut muncul hanya sekali kemudian langsung mengembara ke angkasa dan tak akan pernah muncul lagi. Contohnya komet Biela yang muncul terakhir kali pada 1852.

Mustofa Abi Hamid, Physics Education '09, Lampung University

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Neraca Ohaus

Stopwatch dan Ticker Timer

Contoh Proposal PKM (Program Kreativitas Mahasiswa)