Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2012

POLITISASI KAMPUS (Hasil Penelitian di Kampus UNILA)

BAB I   Pendahuluan 1.1       Latar Belakang Ketika mendengar dan membaca tentang kiprah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), pasti di dalam benak kita tersirat begitu fenomenalnya partai ini. Pada kiprah pertamanya di pemilu 1999 PKS yang awalnya bernama PK mampu meraih 1.436.565 suara atau sekitar 1,36% dan menempatkan 7 wakilnya di parlemen. Dan ketika banyak pengamat dalam pemilu 2004 yang lalu masih meragukan kemampuan PKS, partai ini mampu membuktikan eksistensi-nya dengan  meraih 7,34 % suara atau 8.325.020 suara. PKS pun berhasil menambah jumlah kursi di parlemen sebanyak 45 orang dan berhasil menjadikan Hidayat Nurwahid (Presiden PKS saat itu) sebagai ketua MPR menggantikan tokoh Islam lainnya, Amin Rais.

Tanggapan atas Aksi Sondang Hutagalung

Gambar
Tanggapan atas meninggalnya Sondang Hutagalung (Mahasiswa UBK/Aktivis HAM) yang melakukan aksi bakar diri di depan Istana Merdeka pada Rabu, 7 Desember 2011, oleh Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Lampung dalam agenda diskusi trotoar Senin malam, pukul 20.00 sampai 23.30 WIB di depan bunderan air mancur Universitas Lampung.

1. Menyesalkan aksi bakar diri oleh Sondang Hutagalung yang kemudian merenggut nyawanya.
2. Aksi bakar diri tersebut menunjukan titik klimaks kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang anti kritik dan tidak pernah tanggap atas semua tuntutan rakyat selama ini.

Neoliberalisme: Sebuah Sistem Penjajahan Modern

Gambar
Kapitalisme: Sebuah Ketidakadilan
Secara sederhana, dalam sebuah kebijakan ekonomi dengan sistem ekonomi kapitalisme yaitu dimana pemerintah sekecil mungkin memungut pajak dari perusahaan, upah buruh juga harus rendah, sekedar cukup untuk menutupi biaya hidup buruh tersebut. Perusahaan-perusahaan kapital juga harus dimudahkan dan difasilitasi agar berkembang pesat. Dengan perusahaan mendapatkan untung yang besar tersebut, dapat digunakan untuk membangun perusahaan baru dan membentuk konglomerasi, dan laba yang terus berkembang tersebut digunakan untuk investasi di berbagai bidang lain.

Di Balik Kesuksesan Rumah Tangga Muhammad dan Khadijah

Gambar
Orang yang sukses memimpin umat atau bangsa diawali dengan kesuksesannya memimpin keluarganya. Logikanya bagaimana bisa sukses memimpin umat bila memimpin keluarganya saja tidak mampu. Rasulullah berhasil memimpin keluarganya meski umurnya terpaut jauh lebih tua usia Khadijah. Muhammad tetap menjadi kepala keluarga (qawwam) yang bertanggung jawab terhadap keluarganya. Padahal jika kita melihat pada kasus-kasus tertentu, bagi kebanyakan orang saat ini, perbedaan status dan usia seringkali membuat perempuan mengambil alih kepemimpinan keluarga, yang seharusnya kepala keluarga adalah suaminya meski umur terpaut jauh.