Kamis, 11 Oktober 2012

Mengenal Lebih Dekat dengan Sampoerna

Apakah Anda seorang perokok? Terlepas dari Anda perokok atau bukan yang pasti mayoritas orang tahu Rokok Sampoerna. Apalagi dengan iklan-iklannya yang sering muncul di televisi dengan iklan yang menarik dan tingkat kreativitas yang tinggi. Jika Anda pergi ke Surabaya maka disana Akan mendapati sebuah museum dan sekaligus pabrik rokok terkenal tersebut. Pada edisi travelling kali ini, saya akan ulas sedikit mengenai jalan-jalan saya di Surabaya yang saya sempatkan mampir di museum Sampoerna.

PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (PT. HM. Sampoerna) adalah perusahaan rokok terbesar di Indonesia dengan kantor pusatnya berada di Surabaya Jawa Timur. Perusahaan ini merupakan perusahaan keluarga yang dirintis oleh sebuah keluarga yang bernama Sampoerna dengan generasi pertama dari keluarga ini bernama Liem Seeng Tee yang merupakan imigran Tionghoa yang berasal dari Fujian. Bersama istrinya yang bernama Siem Tjiang Nio pada tahun 1913 memulai merintis produksi rokok secara komersial sebagai industri rumah tangga.

Museum Sampoerna atau lebih dikenal dengan House of Sampoerna merupakan museum PT. HM. Sampoerna yang menyimpan banyak sejarah perjalanan perusahaan tersebut dari masa awal perintisan hingga masa kejayaan saat ini. Dalam museum ini terdiri dari dua lantai dengan beberapa bagian ruangan yang menyimpan benda-benda sejarah perusahaan Sampoerna. Ruangan pertama berisi benda-benda peninggalan Liem Seeng Tee berupa sepeda klasik milik Liem Seeng Tee, lemari klasik, foto-foto keluarga Liem Seeng Tee, lukisan, tembakau klasik yang digunakan sebagai bahan baku rokok, dan beberapa replika yang menggambarkan kehidupan pada masa Liem Seeng Tee.

Ruangan kedua berisi benda-benda kuno seperti mesin pencetak bungkus rokok, alat-alat drumband, beberapa set alat laboratorium klasik untuk percobaan dan peracikan rokok, beragam bungkus rokok dengan beragam merek dan varian yang merupakan hasil produksi perusahaan Sampoerna, serta benda-benda klasik lainnya milik keluarga Sampoerna berupa motor klasik, dll. Dalam ruangan ini juga terdapat sampel bungkus rokok yang diproduksi PT. HM. Sampoerna baik untuk merek produksi rokok lokal maupun rokok untuk di ekspor serta rokok-rokok eksklusif yang dipasarkan ke kalangan tertentu seperti Istana Presiden dan Keraton.

Selanjutnya di lantai dua berisi produk-produk dan stan pameran berupa kain, batik, serta buku-buku tentang sepak terjang perusahaan Sampoerna. Melalui ruangan ini pengunjung dapat melihat aktivitas pemproduksian rokok Dji Sam Soe yang merupakan rokok kretek legendaris di Indonesia produk PT. HM. Sampoerna, uniknya produksi rokok kretek Dji Sam Soe masih menggunakan proses tradisional dengan menggunakan tenaga manusia mulai dari pelintingan rokok, pembungkusan hingga pengepakan. Proses produksi dilakukan dengan sangat cepat oleh tangan-tangan ahli dan terlatih dengan didominasi oleh wanita sebagai pekerjanya. Dalam ruang ini dilarang mengambil gambar atau foto proses produksi yang dilakukan manual dengan menggunakan tangan. Di sekeliling ruangan museum ini juga terdapat banyak lukisan dan gambar-gambar yang sangat kental dengan Sampoerna seperti gambar-gambar iklan rokok Sampoerna yang sangat kreatif yang sering dijumpai di layar televisi.

Tidak hanya itu, di gedung lain disebelah House of Sampoerna terdapat Café dan Art Gallery yang berisi beragam lukisan karya pelukis terkenal yang secara berkala membuka pameran di ruang Art Gallery ini.
Hingga saat ini sudah banyak rokok hasil produksi PT. HM Sampoerna baik rokok filter maupun kretek yang terdistribusi ke seluruh Indonesia ini. Produk rokok yang diproduksi oleh PT. HM. Sampoerna diantaranya adalah A Mild, A Mild Menthol, A International, A King Size, Dji Sam Soe, Dji Sam Soe Super Premium, Dji Sam Soe Magnum, Dji Sam Soe Filter, Dji Sam Soe Gold, Sampoerna Kretek, Sampoerna Exclusive, Sampoerna Xtra, Sampoerna Millennium, Sampoerna Dark Classics, Sampoerna Menthol Classics, U Mild, Avolution, Avolution Menthol, A Flava, A Flava Bold, Panamas 1, Kraton Dalem, Vegas Mild, St. Dupont Paris, Marlboro, Marlboro Lights, Marlboro Menthol, Marlboro Menthol Lights, Marlboro Black Menthol, dll.

Visi dan Misi Sampoerna
Visi PT HM Sampoerna Tbk. ("Sampoerna") terkandung dalam “Falsafah Tiga Tangan”. Falsafah tersebut mengambil gambaran mengenai lingkungan usaha dan peranan Sampoerna di dalamnya. Masing-masing dari ketiga ”Tangan”, yang mewakili perokok dewasa, karyawan dan mitra bisnis, serta masyarakat luas, merupakan pihak yang harus dirangkul oleh Sampoerna untuk meraih visi menjadi perusahaan paling terkemuka di Indonesia.
Adapun misi PT. HM. Sampoerna Tbk. adalah  sebagai berikut: 
Memproduksi rokok berkualitas tinggi dengan harga yang wajar bagi perokok dewasa
Sampoerna berkomitmen penuh untuk memproduksi sigaret berkualitas tinggi dengan harga yang wajar bagi konsumen dewasa. Ini dicapai melalui penawaran produk yang relevan dan inovatif untuk memenuhi selera konsumen yang dinamis. 
Memberikan kompensasi dan lingkungan kerja yang baik kepada karyawan dan membina hubungan baik dengan mitra usaha 
Karyawan adalah aset terpenting Sampoerna. Kompensasi, lingkungan kerja dan peluang yang baik untuk pengembangan adalah kunci utama membangun motivasi dan produktivitas karyawan. Di sisi lain, mitra usaha kami juga berperan penting dalam keberhasilan kami, dan kami mempertahankan kerjasama yang erat dengan mereka untuk memastikan vitalitas dan ketahanan mereka. 
Memberikan sumbangsih kepada masyarakat luas
Kesuksesan Sampoerna tidak terlepas dari dukungan masyarakat di seluruh Indonesia. Dalam memberikan sumbangsih, kami memfokuskan pada kegiatan pengentasan kemiskinan, pendidikan, pelestarian lingkungan, penanggulangan bencana dan kegiatan sosial karyawan.

Sejarah Sampoerna
Sejarah dan keberhasilan PT HM Sampoerna Tbk. ("Sampoerna") tidak terpisahkan dari sejarah keluarga Sampoerna sebagai pendirinya. Pada tahun 1913, Liem Seeng Tee, seorang imigran asal Cina, mulai membuat dan menjual rokok kretek linting tangan di rumahnya di Surabaya, Indonesia. Perusahaan kecilnya tersebut merupakan salah satu perusahaan pertama yang memproduksi dan memasarkan rokok kretek maupun rokok putih.Popularitas rokok kretek tumbuh dengan pesat. Pada awal 1930-an, Liem Seeng Tee mengganti nama keluarga sekaligus nama perusahaannya menjadi Sampoerna, yang berarti ”kesempurnaan”. Setelah usahanya berkembang cukup mapan, Liem Seeng Tee memindahkan tempat tinggal keluarga dan pabriknya ke sebuah kompleks bangunan yang terbengkalai di Surabaya yang kemudian direnovasi olehnya.Bangunan tersebut kemudian juga dijadikan tempat tinggal keluarganya, dan hingga kini, bangunan yang dikenal sebagai Taman Sampoerna tersebut masih memproduksi kretek linting tangan. Bangunan tersebut kini juga meliputi sebuah museum yang mencatat sejarah keluarga Sampoerna dan usahanya, serta merupakan salah satu tujuan wisata utama di Surabaya Generasi ketiga keluarga Sampoerna, Putera Sampoerna, mengambil alih kemudi perusahaan pada tahun 1978. Di bawah kendalinya, Sampoerna berkembang pesat dan menjadi perseroan publik pada tahun 1990 dengan struktur usaha modern, dan memulai masa investasi dan ekspansi. 

Selanjutnya Sampoerna berhasil memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia. Keberhasilan Sampoerna menarik perhatian Philip Morris International Inc. (“PMI”), salah satu perusahaan rokok terkemuka di dunia. Akhirnya pada bulan Mei 2005, PT Philip Morris Indonesia, afiliasi dari PMI, mengakuisisi kepemilikan mayoritas atas Sampoerna. Jajaran Direksi dan manajemen baru yang terdiri dari gabungan profesional Sampoerna dan PMI meneruskan kepemimpinan Perseroan dengan menciptakan sinergi operasional dengan PMI, sekaligus tetap menjaga tradisi dan warisan budaya Indonesia yang telah dimilikinya sejak hampir seabad lalu.

Nah, bagitulah sekelumit cerita yang dapat saya bagikan pada edisi travelling saya kali ini. Jika Anda berada di Surabaya tak ada salahnya untuk berkunjung ke House of Sampoerna. Keep travelling and have fun.
J

Mustofa Abi Hamid
Physics Education
University of Lampung (Unila)
Address :
Jln. Soemantri Brojonegoro no.1 Gedung Meneng Bandarlampung Post Code : 35145
HP : 0856.6666.090
        0897.6126.033
Twitter : @m_abi_h
             abi.unila@yahoo.co.id
             mustofa.abihamid@gmail.com
             m.abihamid@students.unila.ac.id

www.mustofaabihamid.blogspot.com


2 komentar: